Temukan jutaan ebook, buku audio, dan banyak lagi dengan uji coba gratis

Hanya $11.99/bulan setelah uji coba. Batalkan kapan saja.

Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak: Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia
Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak: Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia
Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak: Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia
eBook267 halaman4 jam

Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak: Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia

Penilaian: 5 dari 5 bintang

5/5

()

Baca pratinjau

Tentang eBuku ini

Membuat dampak sangat penting bagi para pemimpin yang ingin menciptakan perubahan positif dan meninggalkan warisan-hal yang trendi untuk dikatakan, tetapi prinsip yang sulit untuk dijalankan.


LeaderImpact, sebuah gerakan profesional yang berdedikasi untuk saling menginspirasi dalam pencarian ini, telah bekerja dengan para pemim

BahasaBahasa indonesia
Tanggal rilis10 Agu 2021
ISBN9781087984179
Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak: Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia
Baca pratinjau

Terkait dengan Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak

E-book terkait

Motivasi untuk Anda

Lihat Selengkapnya

Ulasan untuk Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak

Penilaian: 5 dari 5 bintang
5/5

10 rating0 ulasan

Apa pendapat Anda?

Ketuk untuk memberi peringkat

Ulasan minimal harus 10 kata

    Pratinjau buku

    Memjadi Pemimpin Yang Memberi Dampak - Braden Douglas

    HAK CIPTA © 2021 BRADEN DOUGLAS

    Hak cipta 3 Undang-Undang.

    MENJADI PEMIMPIN YANG MEMBERI DAMPAK

    Bagaimana Pengaruh Anda Dapat Mengubah Dunia

    ISBN:

    978-1-927514-76-4 Paperback

    Buku ini didedikasikan untuk LeaderImpact.

    Terima kasih telah memercayai saya untuk menulis buku ini. Semua hasil penjualan buku ini akan langsung digunakan untuk membantu orang-orang di seluruh dunia untuk menjadi pemimpin yang memberi dampak melalui pekerjaan Anda.

    Kejar tujuan Anda. Lakukan yang terbaik.

    Dampaknya akan sepadan.

    DAFTAR ISI

    PENDAHULUAN

    DAMPAK ITU RUMIT

    DAMPAK YANG ABADI ADALAH LEGACY ANDA

    JADILAH DIRI SENDIRI. NAMUN LEBIH BAIK.

    MODEL LEADERIMPACT

    KEHIDUPAN PROFESIONAL

    KEHIDUPAN PRIBADI

    DIRI EKSTERNAL ANDA

    KEHIDUPAN ROHANI

    DIRI INTERNAL ANDA (KEHIDUPAN PRIBADI DAN ROHANI)

    MEMBERI TANPA PAMRIH (KEHIDUPAN PROFESIONAL DAN ROHANI)

    DAMPAK (KEHIDUPAN PROFESIONAL, PRIBADI, DAN ROHANI)

    TIDAK ADA YANG SUKSES SENDIRIAN

    BAB TERAKHIR

    TENTANG LEADERIMPACT

    UCAPAN TERIMA KASIH

    ASESMEN LEADERIMPACT

    TENTANG PENULIS

    CATATAN

    PENDAHULUAN

    BANGUNLAH

    Apa yang saya lakukan di sini? Sekarang pukul 9.30 malam. Saya berdiri di depan meja saya dan melihat ke sekeliling. Hanya saya yang masih berada di dalam gedung. Semua orang di lantai tujuh kantor Frito-Lay sudah pulang. Saya sudah bekerja selama lima belas jam tanpa henti, mencari cara untuk membuat orang makan lebih banyak keripik kentang. Dan saya tidak sempat makan siang. Lagi.

    Mengapa saya mati-matian melakukan hal ini? Apakah saya benar-benar akan menghabiskan hidup saya sebagai pria keripik kentang? Sungguh? Lebih buruk lagi, saya menyukainya. Semua kesibukan yang ada: mengembangkan strategi, mengambil pangsa pasar, membuat iklan, dan bekerja dengan orang-orang cerdas. Namun, ini adalah kehidupan yang kosong tanpa tujuan yang lebih dalam, dan saya tahu itu.

    Saya pulang ke rumah melewati jalan bebas hambatan, masuk ke apartemen, dan duduk di ranjang. Di seberang saya, ada cermin di atas meja rias IKEA hitam saya. Saya melihat diri saya dengan kantong mata dan kemeja kusut. Saya tidak menyukai apa yang saya lihat, dan bukan hanya karena saya terlihat buruk pada pukul 11 malam. Saya tidak menyukai apa yang saya lihat untuk masa depan saya. Saya suka pemasaran, tetapi saya ingin hidup dan karier saya berarti dan saya tidak tahu cara menyelaraskan keduanya. Saya merasakan dorongan kuat untuk menangis jadi saya melakukannya.

    Saya tahu saya perlu berubah. Dan saya bertekad untuk melakukannya.

    Ini adalah panggilan pembangun hidup saya.

    MENJALANI KEHIDUPAN YANG MEMBERI DAMPAK

    Setiap orang, pada suatu titik dalam kehidupan mereka, akan memiliki momen panggilan pembangun hidup. Ini adalah momen ketika Anda mendapatkan kejelasan tentang tujuan Anda ataupun menyadari kekurangan Anda. Dalam budaya pop, ini disebut krisis paruh baya, tetapi kenyataannya, hal ini terjadi ketika seseorang cukup dewasa untuk berefleksi secara objektif. Momen ini dapat mengubah kehidupan seseorang dan dapat mengarah pada tujuan yang memuaskan, atau dapat menyebabkan perceraian, membeli mobil convertible merah, dan mengenakan kemeja tanpa kancing dengan rantai emas tergantung di dada Anda.

    Dalam kasus saya, saya melakukan perjalanan pribadi setelah malam itu (yang akan Anda baca pada bab 8) dan menyadari tujuan saya adalah membantu para pemimpin menjalani kehidupan yang memberi dampak. Apa artinya? Selama karir saya, terlibat dengan LeaderImpact dan di agensi pemasaran saya, saya bekerja dengan banyak pemimpin. Mereka adalah pengusaha, pemilik, eksekutif, bintang baru, yang semuanya berjuang untuk sukses. Mereka mungkin memiliki kekayaan, namun banyak dari mereka yang tidak bahagia. Tidak terpenuhi. Hubungan mereka dengan pasangan dan anak-anak mereka tidak buruk namun juga tidak baik. Beberapa dari mereka menyebut diri mereka Kristen atau beragama, tetapi bukan iman yang hidup, dan tidak meresap ke dalam hidup mereka apalagi ke pekerjaan.

    Dalam cara yang berbeda, banyak dari pemimpin ini yang sedang menghadapi panggilan pembangun hidup mereka. Mereka ingin memiliki dampak dan lebih banyak makna serta meninggalkan warisan, namun biasanya hanyalah niat baik tanpa perencanaan. Bahkan istilah dampak telah menjadi kata kunci populer dengan berbagai definisi sehingga kini menjadi tidak ada artinya. Ini baik untuk dikatakan, tetapi bagaimana sebenarnya cara untuk mencapainya?

    Saya menulis buku ini untuk mereka—untuk Anda. Saya tidak menulis untuk semua orang. Saya berbicara pada pemimpin—orang yang memimpin orang lain, yang mengaspirasi dan berada pada posisi yang berpengaruh. Kepemimpinan adalah suatu keadaan aktif, lebih dari sekedar kata benda atau posisi. Banyak dari cerita dan ilustrasi saya yang berasal dari pemimpin bisnis yang memiliki perusahaan atau posisi di atas, tetapi siapa pun dapat menjadi pemimpin dan memiliki pengaruh di mana pun mereka berada dalam kehidupan dan pada siapa pun. Namun buku ini tidak ditulis untuk membujuk seseorang untuk menjadi seorang pemimpin. Sudah ada banyak buku mengenai hal tersebut. Saya berasumsi jika Anda mengambil buku ini, Anda telah menjadi pemimpin dalam bentuk apa pun.

    Saya percaya pemimpin akan memberikan pengaruh lebih mendalam pada dunia dibandingkan kelompok lainnya di planet ini.

    Pemimpin memiliki pengaruh, keahlian, kemakmuran, dan koneksi yang dibutuhkan untuk menggerakkan organisasi, komunitas, negara, dan dunia menuju hasil yang lebih baik dan positif.

    Pikirkan itu.

    Sebagai pemimpin, Anda membuat keputusan strategis setiap harinya untuk mengarahkan sumber daya Anda menuju hasil. Jika Anda merupakan bisnis laba, hasil tersebut merupakan laba. Jika Anda merupakan lembaga nirlaba, hasil tersebut berhubungan dengan orang-orang atau perkara. Seberapa baik Anda melakukannya dan seberapa besar yang dapat Anda lakukan menentukan pengaruh Anda di dunia ini.

    Tidak ada contoh yang lebih baik tentang perlunya pemimpin yang berpengaruh selain melalui pandemi COVID-19.

    Dalam hitungan minggu, negara-negara dan orang-orang di seluruh belahan dunia berada di bawah tekanan dan lockdown. Perekonomian di banyak daerah menurun drastis. Ribuan orang sakit. Jutaan orang menjadi pengangguran. Jutaan lainnya merasa takut, marah, dan frustasi.

    Para pemimpin kesehatan bekerja tanpa lelah untuk merawat pasien dan melindungi pekerja garis depan mereka. Pemerintah berjuang keras untuk mengatasi virus dan program lembaga berjuang untuk membantu warganya mengatasi masalah finansial. Pemimpin bisnis dan organisasi mencoba memimpin dan berkomunikasi dengan tim mereka secara efektif, membuat keputusan sulit, dan menyusun strategi mengenai aliran pendapatan baru atau merencanakan langkah selanjutnya. Banyak keluarga yang terkena PHK atau, jika mereka memiliki pekerjaan, perlu menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan tekanan ekstra dari rumah, yang untuk kebanyakan dari mereka mungkin termasuk homeschooling anak-anak mereka. Tekanan dan stres yang dirasakan sangat nyata.

    Semua pemimpin berada di bawah mikroskop. Setiap orang memiliki pendapat tentang seberapa baik atau buruk mereka memimpin, namun tidak ada perdebatan bahwa pemimpin memiliki pengaruh. Keputusan mereka dapat mengubah keputusan ratusan, ribuan, atau jutaan orang, dan dampak dari keputusan ini akan berdampak pada orang-orang ini selama sisa hidup mereka.

    Pemimpin yang memberi dampak akan membuat keputusan yang lebih baik, menangani tekanan, dan lebih fokus daripada pemimpin yang tidak berpengaruh. Namun Anda tidak bisa menunggu adanya krisis untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh. Sebuah krisis hanya mengungkap apa yang sudah ada.

    Menjadi pemimpin yang memberi dampak adalah sebuah keputusan hidup. Ini dimulai dengan niat dan membutuhkan seumur hidup untuk menguasainya, tetapi Anda bisa mencapainya.

    Pemimpin adalah orang yang sukses, tetapi tidak semua pemimpin memberi dampak.

    Jika Anda tidak memiliki pemahaman yang tepat tentang dampak, Anda biasanya akan melihat kesuksesan dalam hal uang atau perkembangan pribadi. Ketika Anda menghasilkan uang, Anda mungkin menyimpannya atau memutarnya kembali ke bisnis atau organisasi untuk menghasilkan lebih banyak lagi tanpa memiliki titik akhir. Anda akan melihat kemajuan dan pertumbuhan sebagai pendorong utama motivasi, dan Anda akan menggunakan kekayaan Anda untuk membangun kerajaan untuk di sendiri dan kehidupan yang menyenangkan.

    Tetapi apa yang akan terjadi jika para pemimpin di seluruh dunia mulai berpikir tentang kesuksesan dengan cara yang berbeda? Bisakah kita mendefinisikan kesuksesan dari dampak yang kita memiliki dan dampak yang kita tinggalkan?

    Dampak, seperti yang akan Anda pelajari, adalah tentang orang lain. Definisi yang akan saya perkenalkan pada Anda adalah bahwa dampak menginspirasi orang lain menuju perilaku positif yang abadi.

    Jika pemimpin bergabung untuk kebaikan orang lain, menggunakan bisnis dan organisasi untuk tujuan ini, dan melakukan pengorbanan untuk perkara yang menarik perhatian mereka, bayangkan perubahan yang dapat mereka buat. Bayangkan warisan yang akan mereka tinggalkan untuk keluarga, karyawan, komunitas, dan negara.

    Hal ini bukan berarti Anda perlu hidup dalam kemiskinan. Ini berarti memilih untuk hidup dengan tujuan dan bukan hidup dengan kesenangan.

    Kenyataan ini tidaklah mudah, tetapi sangat mungkin. Banyak pemimpin saat ini yang hidup dengan cara ini di seluruh belahan dunia. Anda mungkin bahkan sudah berada di jalur ini dan hanya membutuhkan dorongan. Anda hanya perlu bimbingan, visi, dan motivasi untuk menjalaninya. Dan seperti yang Anda baca, Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Seperti pandemi yang menyatukan dunia, bersama-sama kita akan menjadi pemimpin yang memberi dampak.

    GARIS BESAR BUKU

    Buku ini dirancang untuk mengubah cara Anda berpikir tentang hidup Anda dan bagaimana Anda mengukur kesuksesan. Saya akan menantang Anda tentang pendapat Anda tentang dampak.

    Hal-hal yang akan dibahas di buku ini:

    Anda akan mengetahui apa yang termasuk dampak dan apa yang tidak termasuk dampak.

    Asesmen LeaderImpact akan membantu Anda menilai kehidupan Anda dan yang sedang terjadi di area kehidupan inti Anda. Penilaian ini akan membandingkan Anda dengan pemimpin lain di seluruh belahan dunia untuk melihat di mana posisi Anda.

    Anda akan memahami Model LeaderImpact yang mengintegrasikan kehidupan profesional, personal, dan rohani Anda.

    Anda akan terinspirasi oleh kisah para pemimpin yang memberikan pengaruh dan melihat sendiri bahwa ini tidak rumit atau membosankan atau membatasi.

    Kita akan menghabiskan tiga bab pertama membongkar kepemimpinan, dampak, dan apa yang mungkin dituntut dari kehidupan yang memberi dampak dalam hal kesulitan yang mungkin Anda temui. Kemudian kita akan masuk ke dalam inti dari buku ini: Model LeaderImpact. Bab 4 hingga 10 akan mendalami model ini secara mendalam, memungkinkan Anda untuk memahami ide-ide kunci. Pada bab 11, kita akan menyatukan semuanya untuk membahas pandangan holistik tentang dampak kepemimpinan: kita akan mengeksplorasi ciri-ciri umum dari pemimpin yang memberi dampak dan menunjukkan pada Anda bagaimana pemimpin memanfaatkan bakat dan keterampilan mereka untuk benar-benar mengubah dunia. Lalu, pada bab 12, kita akan membahas mengenai apa yang mungkin telah Anda ketahui namun belum diungkapkan dalam kata-kata: Anda tidak bisa melakukannya sendiri. Bab terakhir kami Bersiap untuk Dampak menyatukan semua pelajaran ini sehingga Anda merasa bersemangat dan siap untuk memulai perjalanan Anda.

    Saya siap untuk membantu Anda.

    Tujuan hidup saya adalah membantu para pemimpin menemukan kesuksesan sejati. Saya telah banyak terlibat dalam inisiatif pengembangan kepemimipinan sejak sekolah menengah hingga universitas hingga awal karir saya di bidang pemasaran, dan kini sebagai wirausaha di salah satu agensi terbesar di Kanada dan menjadi relawan di LeaderImpact dalam skala global.

    Saya tahu bagaimana rasanya memimpin bisnis yang penuh tuntutan dan stres serta tanggung jawab yang menyertainya. Saya memahami usaha dan waktu Anda yang terbatas. Namun, karena saya memahami dunia Anda, saya juga tidak membiarkan Anda lolos. Pemimpin meluangkan waktu untuk prioritas yang penting.

    Menulis buku ini merupakan prioritas saya. Saya meluangkan waktu di pagi hari dan akhir pekan karena ini penting. Sebagai seorang pemimpin, Anda memutuskan apa yang penting, dan harapan saya adalah kriteria kesuksesan Anda mulai berkembang hingga memberikan dampak. Anda memiliki potensi untuk mengubah dunia.

    Namun berhati-hatilah—ini bukan buku kepemimpinan biasa.

    Hal yang terakhir yang ingin saya lakukan adalah menulis buku kepemimpinan yang membosankan. Buku-buku tersebut sudah ada banyak, dan saya juga sudah membaca banyak di antaranya, dan saya rasa Anda juga begitu. Ada banyak buku kepemimpinan dan asosiasi bagi pemimpin yang membahas pengembangan profesional dan banyak lagi tentang pengembangan pribadi. Namun membahas perkembangan spiritual dan menyatukan ketiganya dari perspektif seorang wirausahawan jarang terjadi.

    Jika Anda mencari bacaan santai dengan empat poin menuju sukses yang mengatakan pada Anda bahwa Anda luar biasa, letakkan buku ini. Buku ini bukan untuk Anda. Menjadi pemimpin yang memberi dampak merupakan kerja keras. Buku ini akan memaksa Anda untuk berpikir lebih dalam dan mungkin mengubah pemikiran dan kehidupan Anda. Buku ini adalah untuk pemimpin yang memiliki semangat—yang ingin sukses, ingin tahu lebih banyak, dan ingin memiliki pengaruh yang meninggalkan legacy.

    Jika itu Anda, saatnya untuk bangkit. Ayo lakukan ini.

    BAB 1

    DAMPAK ITU RUMIT

    Pernahkah Anda berpikir Anda mengetahui sesuatu dan kemudian menyadari bahwa hal itu sebenarnya salah? Ketika saya dan istri saya pindah ke rumah pertama kami, kami tidak memiliki tetangga. Rumah di samping kami masih dalam perbaikan, dan saya menunggu dengan penuh harap siapa tetangga baru kami. Saya selalu ingin menjadi tetangga yang baik. Tetangga yang akan memotong rumput untuk Anda, meminjamkan secangkir gula, menyekop jalanan depan rumah Anda, dan lainnya, Mungkin film The Truman Show telah menginspirasi saya.

    Akhirnya, hari di mana tetangga kami pindah ke rumah sebelah tiba. Keluarga Filipino yang ramah dengan dua anak laki-laki. Beberapa hari kemudian, sang ayah sedang berada di taman, dan saya pikir inilah kesempatan saya untuk memperkenalkan diri. Saya memberanikan diri, membuka diri, dan berjalan mendekat.

    Hai, selamat atas perpindahanmu ke lingkungan kami. Nama saya Braden, kata saya.

    Ia adalah pria bertubuh tinggi kurus dan berbicara dengan suara lirih, dan Anda bisa melihat ia pemalu tetapi cukup ramah. Halo, katanya. "Nama saya Huijo, tetapi itu tricky (rumit)."

    Saya tidak mendengar jawabannya dengan jelas, tetapi saya bersumpah dia menyebutkan namanya Tricky. Bagus! Senang bertemu denganmu, Tricky. Jika kamu butuh sesuatu, dan maksud saya apa saja, beri tahu saya, saya berkata dengan penuh antusias.

    Saya kembali ke rumah dan memberitahu istri saya tentang tetangga baru favorit yang bernama Tricky.

    Selama dua tahun berikutnya, saya terus memanggilnya Tricky karena saya mengira namanya memang Tricky, dan ia tidak pernah mengoreksi saya. Saya juga tidak malu-malu dalam mengucapkan namanya.

    Selamat pagi, Tricky! Bagaimana pagarnya, Tricky? Hei Tricky, apakah saya bisa meminjam gunting dahanmu?

    Akhirnya, suatu hari, istrinya dan istri saya (Jen) sama-sama sampai di rumah pada waktu yang sama, dan mereka mengobrol di depan pintu masuk. Setelah basa-basi, istri Tricky bertanya ke Jen dengan sedikit perasaan malu, Apakah kamu tahu bahwa suamimu memanggil suami saya Tricky?

    Ya, Jen menjawab.

    Sebenarnya namanya Huijo, dan ia tidak suka dipanggil Tricky. Bisakah kamu mengatakan ini pada suamimu? tanyanya.

    Ya, tentu saja. Saya kira ia tidak tahu nama aslinya, kata Jen, mencoba menyelamatkan harga diri saya.

    Jen masuk ke dalam rumah sambil tertawa dan meletakkan belanjaannya di dapur.

    Ada sesuatu yang lucu? tanya saya.

    Kamu tahu, tetangga kita Tricky. Nah, namanya bukan Tricky, tetapi Huijo.

    Namanya siapa? tanya saya lagi, menyadari bahwa selama ini saya telah salah.

    Huijo, jawabnya.

    Maksudmu saya memanggilnya Tricky selama dua tahun? Dan dia membencinya? Dan ia tidak mengatakan apa-apa? kata saya.

    Saya merasa sangat bodoh dan malu. Huijo yang malang. Semua ini bisa dihindari jika saya menyadarinya.

    Dan inilah untuk kita.

    Banyak pemimpin menjalani hidup mereka menuju kesuksesan hanya untuk menyadarinya setelah terlambat bahwa mereka salah. Saya mengobrol dan bekerja dengan para pemimpin sepanjang waktu, dan banyak dari mereka berbicara tentang meninggalkan legacy dan ingin memberikan dampak.

    Tetapi mereka tidak tahu apa itu pengaruh dampak. Mereka melakukan aktivitas, mencoba untuk menjadi orang baik, namun mereka tidak memiliki pemahaman mengenai dampak, apalagi rencana untuk mencapainya.

    Ingin memberikan pengaruh terdengar baik. Terutama pada masa kini, sangat populer untuk berbicara mengenai dampak dan membuat dunia menjadi lebih baik. Namun benar-benar melakukannya merupakan level lain yang tidak pernah dicapai oleh kebanyakan orang.

    Hal inilah yang akan kita bahas dalam bab ini: membedakan apa yang merupakan dampak dan apa yang bukan sehingga Anda dapat memahami dan mulai berfokus untuk mencapainya. Hal ini penting karena kita membutuhkan orang-orang, terutama

    Menikmati pratinjau?
    Halaman 1 dari 1